Relasi dan Fungsi Kelas VIII
Relasi
Menyatakan hubungan
antara suatu anggota himpunan dengan anggota himpunan lainnya. Himpunan A
dan himpunan B dikatakan memiliki relasi jika ada anggota himpunan yang saling
berpasangan. Relasi antara dua himpunan dapat dinyatakan dengan tiga cara
yaitu dengan diagram panah, himpunan pasangan berurutan, dan diagram Cartesius.
1. Diagram Panah
Diagram panah merupakan
cara yang paling mudah untuk menyatakan suatu relasi. Diagram ini
membentuk pola dari suatu relasi ke dalam bentuk gambar arah panah yang
menyatakan hubungan antara anggota himpunan A dengan anggota himpunan B.
Misalkan Dalam suatu kelas, empat orang murid
memilih kegiatan ekstrakurikuler yang akan diikuti. Keempat murid tersebut
adalah Adel, Nanda, Luti, dan Ika. Adel memilih kegiatan pramuka dan paskibra.
Nanda memilih kegiatan seni tari. Luti memilih kegiatan seni tari dan pramuka.
Ika memilih kegiatan paskibra dan volly. Dengan Murid adalah himpunan A dan
Kegiatan Ekstrakurikuler adalah Himpunan B, Hubungan
antara himpunan A dan himpunan B dapat di ilustrasikan dengan diagram panah
seperti berikut
Jadi, dapat disimpulkan
bahwa diagram panah di atas merupakan relasi antara murid yang Memilih
Kegiatan Ekstrakurikuler. Relasi antara kedua
himpunan tersebut dapat dinyatakan dengan panah-panah yang memasangkan anggota
himpunan A dengan anggota himpunan B.
2. Himpunan Pasangan Berurutan
Misalnya, ada 4 orang
anak yaitu Ali, Siti, Amir dan Rizki. Mereka diminta untuk menyebutkan warna
favorit mereka. Ali menyukai warna merah, Siti menyukai warna ungu, Amir
menyukai warna hitam, dan Rizki menyukai warna merah. Dari hasil uraian
tersebut, terdapat dua buah himpunan. Himpunan pertama adalah himpunan anak,
kita sebut himpunan A dan himpunan yang kedua adalah himpunan warna, kita sebut
himpunan B. Buatlah kedalam bentuk himpunan berurutan !
Ali menyukai warna merah
Siti menyukai warna ungu
Amir menyukai warna hitam
Rizki menyukai warna merah
Dari uraian di atas kita dapat menyatakan relasinya
dengan himpunan pasangan berurutan seperti berikut:
(Ali, merah), (Siti, ungu), (Amir, hitam), (Rizki,
merah).
Jadi, relasi
antara himpunan A dengan himpunan B dinyatakan sebagai himpunan pasangan
berurutan (x,y) dengan x ∈ A dan y ∈ B.
3.
Diagram Cartesius
Menyatakan relasi antara dua
himpunan dari pasangan berurutan yang kemudian dituliskan dalam bentuk dot
(titik-titik).
Contoh dari relasi antara anak dengan warna kesukaannya yaitu himpunan A =
{Ali, Siti, Amir, Rizki} dan himpunan B = {merah, ungu, hitam}, dapat
digambarkan dalam bentuk diagram Cartesius seperti di bawah ini:
Fungsi
Fungsi (pemetaan) merupakan relasi dari himpunan A ke himpunan B, jika
setiap anggota himpunan A berpasangan tepat satu dengan anggota himpunan B.
Semua anggota himpunan A atau daerah asal disebut domain, sedangkan semua
anggota himpunan B atau daerah kawan disebut kodomain. Hasil dari pemetaan
antara domain dan kodomain disebut range fungsi atau daerah hasil. Sama halnya
dengan relasi, fungsi juga dapat dinyatakan dalam bentuk diagram panah,
himpunan pasangan berurutan dan dengan diagram Cartesius. Dibawah ini
dinyatakan dalam bentuk diagram panah :
Jadi, dari diagram panah di atas dapat disimpukan:
Domain adalah A = {1,2,3}
Kodomain adalah B = {1,2,3,4}
Range fungsi = {2,3,4}
Sebuah fungsi dapat dinotasikan dengan huruf kecil
sepeti f, g, h. Misal, fungsi f memetakan himpunan A ke himpunan B dinotasikan
f(x) dengan aturan f : x → 3x+3. Artinya fungsi f memetakan x ke 3x+3. Jadi
daerah bayangan x oleh fungsi f adalah 3x+3 sehingga dapat dinotasikan dengan
f(x) = 3x+3. Dari uraian ini dapat dirumuskan:
Jika fungsi f : x → ax +b
dengan x anggota domain f , maka rumus fungsif adalah f(x) = ax+b
Dengan menghitung nilai fungsi, kita dapat mengetahui
nilai fungsi yang dapat menghasilkan himpunan kawan (kodomain) dari himpunan
asal (domain). Supaya lebih jelas, coba kerjakan contoh soal di bawah ini ya.
- Diketahui
fungsi f : x → 3x
+ 3 pada himpunan bilangan bulat. Tentukan:
- f(3)
- bayangan
(-2) oleh f
- nilai
f untuk x = -4
- nilai
x untuk f(x) = 6
- nilai
a jika f(a) = 12
Jawab:
Fungsi f : x → 3x
+ 3
Rumus fungsi: f(x) = 3x+3
- f(3)
= 3(3)+3 = 12
- bayangan
(-2) oleh f sama dengan f (-2), jadi f(-2) = 3(-2)+3 = -3
- nilai
f untuk x = -4 adalah f (-4) = 3(-4)+3 = -9
- nilai
x untuk f(x) = 6 adalah
3x + 3 = 6
3x = 6-3
3x = 3
x = 1
5. nilai a jika f(a) = 12
3a + 3 = 12
3a = 12 – 3
3a = 9
a = 3
Komentar
Posting Komentar